AWAHINUAFI.COM, JAKARTA, 29 April 2025 – Tim Pusat Identifikasi (Pusident) Bareskrim Polri menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan rekonstruksi terkait hilangnya Iptu Tomi S. Marbun, di wilayah operasi AB Moskona 2025, Papua Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya lanjutan Polri dalam mengungkap secara menyeluruh misteri hilangnya perwira muda tersebut saat menjalankan tugas pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kegiatan dipimpin oleh AKBP Adek Candra, Kasubbid Dokidentkrim Pusident Bareskrim Polri sekaligus Kasubsatgas Identifikasi Operasi AB Moskona 2025, dengan dukungan penuh dari Dirkrimum Polda Papua Barat, Kombes Pol Novia Jaya, serta tim Identifikasi Polda Papua Barat.
“Kami dari Pusident Bareskrim Polri telah melaksanakan kegiatan di TKP secara intensif selama tiga hari penuh. Kegiatan ini mencakup proses pemindaian, dokumentasi visual dengan drone, olah TKP menyeluruh, hingga rekonstruksi kejadian,” jelas AKBP Adek Candra dalam keterangan resminya.
Selama kegiatan, tim gabungan melaksanakan empat tahapan utama di lokasi:
- Pemindaian dan peninjauan awal lokasi hilangnya Iptu Tomi.
- Pengumpulan dokumentasi visual menggunakan drone untuk peta topografi dan pemetaan rute.
- Olah TKP menyeluruh guna mengumpulkan bukti dan jejak lapangan.
- Rekonstruksi kejadian berdasarkan informasi awal dan posisi terakhir korban saat bertugas dalam operasi pengejaran terhadap KKB.
“Seluruh data yang kami kumpulkan saat ini dalam tahap pengolahan dan analisis. Hasilnya akan kami sampaikan kepada publik setelah seluruh proses investigatif selesai,” tambah AKBP Adek Candra.
Iptu Tomi S. Marbun sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni. Ia dinyatakan hilang saat menjalankan tugas di medan operasi sebagai bagian dari upaya Polri menanggulangi aksi kelompok bersenjata di Papua Barat.
“Kegiatan ini adalah bentuk keseriusan dan komitmen Polri dalam menegakkan hukum dan memastikan keselamatan personel di lapangan,” tutup AKBP Adek Candra.
EDITOR : ADMIN
BACA JUGA : Daftar Makanan Yang Sebaiknya Tak Dikonsumsi Di Dalam Pesawat