JOHANES MARKUS WAKUM APRESIASI PENDARATAN PERDANA PESAWAT AIRNORTH DI BANDARA INTERNASIONAL FRANS KAISIEPO BIAK

Bagikan Berita

JOHANES MARKUS WAKUM APRESIASI PENDARATAN PERDANA PESAWAT AIRNORTH DI BANDARA INTERNASIONAL FRANS KAISIEPO BIAK

AWAHINUAFI, BIAK, 28 September 2025 – Pendaratan perdana pesawat Airnorth dengan rute internasional Darwin – Biak – Darwin di Bandara Internasional Frans Kaisiepo, Biak pada Minggu (28/9) menjadi momen bersejarah yang menandai kebangkitan Biak sebagai salah satu gerbang internasional di kawasan timur Indonesia.

Pesawat Embraer ERJ170-100LR yang membawa 46 penumpang dan kru disambut meriah oleh Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra, Wakil Bupati Jimmy C.R. Kapissa, serta sejumlah pejabat daerah dan masyarakat adat dengan pengalungan bunga dan tarian khas Biak. Kedatangan ini menjadi simbol kepercayaan dunia internasional terhadap Biak sebagai destinasi wisata dan pusat konektivitas penerbangan Pasifik.

FOTO DI RUANG KERJA ANGGOTA DPRP PROVINSI (ISTIMEWA)

Menanggapi hal ini, Johanes Markus Wakum, anggota DPR Provinsi Papua dari Partai Gerindra, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras berbagai pihak yang telah mewujudkan penerbangan internasional kembali ke Biak setelah puluhan tahun vakum.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Biak Numfor, manajemen Bandara Frans Kaisiepo, TNI AU, CIQ, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga penerbangan internasional perdana ini dapat terlaksana. Ini bukan hanya kebanggaan masyarakat Biak, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Papua dan Indonesia timur,” ujar Johanes Markus.

Johanes Markus juga menegaskan bahwa kehadiran rute internasional ini harus diimbangi dengan peningkatan fasilitas bandara agar mampu memberikan pelayanan kelas dunia bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.

“Status Bandara Frans Kaisiepo sebagai bandara internasional harus dibarengi dengan peningkatan fasilitas, mulai dari infrastruktur terminal, area parkir pesawat, hingga layanan imigrasi dan bea cukai. Ini penting agar citra Biak sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara semakin kuat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

FOTO ISTRIMEWA JMW

Lebih lanjut, Johanes Markus berharap pemerintah pusat dan daerah dapat bersinergi dalam pengembangan Biak sebagai hub penerbangan internasional. Dengan potensi rute ke berbagai negara di Pasifik seperti Papua Nugini, Timor Leste, Filipina, Malaysia Timur, hingga Jepang dan Singapura, Biak memiliki peluang besar untuk menjadi simpul konektivitas strategis kawasan timur Indonesia.

“Dengan dukungan semua pihak, saya yakin Biak akan kembali bersinar di peta penerbangan dunia. Wisatawan mancanegara siap datang, ekonomi lokal siap tumbuh, dan generasi muda Papua akan mendapat peluang yang lebih luas di sektor pariwisata dan transportasi udara,” pungkas Johanes Markus.

Penerbangan perdana ini menjadi langkah awal menuju kebangkitan pariwisata dan ekonomi Papua, sekaligus momentum bagi Biak untuk kembali memainkan peran penting sebagai gerbang internasional Indonesia di Pasifik.

Editor : AkonSima

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *