Masyarakat Wamena Buka Sekolah Adat di Distrik Itlay Hisage

Bagikan Berita

AWAHINUAFI.COM, WAMENA– Masyarakat adat Hugula di Wamena buka sekolah adat yang berlokasi di Kampung Sumunikama distrik Itlay-Hisage, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.  Pendidikan nonformal itu diberi nama Sekolah Adat “Santo Yohanes Pembaptis II” Sumunikama.

Foto bersama disela syukuran dan pembukaan sekolah adat di Distrik Itlay Hisage (Dok. Pengurus Sekolah)

Syukuran sekolah adat tersebut dilakukan pada Sabtu, 26 April 2025 di Kampung Sumunikama. Hadir dalam syukuran, Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya guna membuka pendidikan berbasis adat tersebut, serta ratusan warga lainnya turut hadir.

“Sejumlah instansi pemerintah dan yayasan swasta ikut menyaksikan pembukaan sekolah ini. Dari Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Pegunungan diwakili oleh bapak Benny Mawel. Kemudian dari unsur pemerintah diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya, bapak Engelbertus Surabut” Kata pengurus sekolah adat melalui rilis yang diterima, selasa (29/04/2025).

Pengurus menyebutkan,tujuan pendirian sekolah itu untuk belajar tentang dirinya sendiri, mengenal dan menemukan dirinya sendiri, mengakari diri, memagari diri, memperkuat diri dan memperkokoh diri. Lebih daripada itu membangun jalan menuju ke dalam diri sendiri.

“Sekolah ini bukan sekedar untuk mengarahkan orang pada praktik ritual adat, pegang honai adat dan berhubungan dengan penyembahan berhala, kemudian melupakan Tuhan Maha Pencipta. Tetapi lebih daripada itu, sekolah ini dijadikan sebagai rahim pendidikan masa depan manusia–sebuah jalan menuju ke dalam diri” Kata Bartolemeus Hisage dan Elianu Mulait selaku pengurus dalam rilis tersebut.

Dikatakan, sebelumnya panitia telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya dan Provinsi Papua Pegunungan. Koordinasi ini dilakukan guna membangun sinergisitas antara masyarakat dan pemerintah daerah serta pihak swasta.

Kedepan diharapkan menjadi  sarana untuk membangun identitas bangsa Indonesia di setiap kampung yang bahasa dan budayanya semakin terancam dan hilang. Hendaknya jika pemerintah memperkuat basis pemerintahan adat kedepan, harap bisa memperkuat sekolah adat.

“Profil sekolah adat dan kurikulumnya telah disiapkan. Bila ada waktu, kedepan akan koordinasi dengan semua pihak terkait agar berkolaborasi bersama, termasuk pemerintah kampung dan distrik Itlay-Hisage” Jelasnya.

EDITOR : ADMIN

BACA JUGA : Daftar Makanan Yang Sebaiknya Tak Dikonsumsi Di Dalam Pesawat

3 thoughts on “Masyarakat Wamena Buka Sekolah Adat di Distrik Itlay Hisage

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *