Berangkat Dari Dunia Aviasi Ke Parlemen, Johanes Markus Wakum Apresiasi dan Mendukung Penuh Program Pemerintah Provinsi Papua Dalam Menghadirkan Sekolah Penerbangan Di Biak Numfor

Bagikan Berita

AWAHINUAFI.COMJAYAPURA, 18 Agustus 2025, Anggota DPR Papua, Johanes Markus Wakum, menyatakan dukungan penuh dan apresiasi atas gebrakan Pemerintah Provinsi Papua terhadap kehadiran Sekolah Pilot PT. Alpha Aviation Group (AAG) di Biak, Papua. Dalam pertemuan bersama jajaran pimpinan daerah dan pihak AAG, Johanes menegaskan bahwa berdirinya sekolah penerbangan ini merupakan momentum penting bagi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Papua, sekaligus membuka ruang nyata bagi anak-anak Papua untuk menekuni profesi penerbangan tanpa harus keluar negeri atau ke pulau lain.

Pertemuan Pemerintah Provinsi Papua Bersama Direktur AGG Indonesia (Foto Istimewa)

Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur AAG Indonesia, Ibu Karin Emma Ingkan; Wakil Gubernur Papua mewakili Gubernur; Ketua DPR Papua; Ketua KADIN Papua; serta beberapa anggota DPR Papua.

Johanes menyebut, AAG Indonesia Flight Academy—yang merupakan bagian dari grup global berbasis di Inggris dengan jejaring pelatihan di Filipina dan India—memiliki kapasitas besar untuk menjadi pusat pendidikan pilot unggulan di kawasan Asia Tenggara. Dengan target pengembangan pasar hingga Asia Pasifik, kehadiran AAG di Biak dinilai sangat strategis untuk memperkuat konektivitas udara Papua dengan berbagai provinsi dan negara lain.

Selain memiliki basis operasi utama di Batam, AAG resmi membuka cloter pendaftaran pertama pada 17 November 2025 dengan kuota 30 calon siswa. Menurut Johanes, kesempatan ini sangat penting untuk memberikan akses pendidikan penerbangan yang lebih dekat, terjangkau, dan relevan bagi anak-anak asli Papua yang selama ini harus belajar jauh—bahkan sampai Amerika atau Jawa.

“Banyak anak Papua sudah lulus sekolah pilot, tetapi masih minim ruang dan wadah bagi mereka untuk benar-benar terjun ke dunia penerbangan, baik di maskapai lokal maupun internasional. Dengan hadirnya AAG di Biak, kita membuka jalan agar mereka dapat terbang dan berkarya di langit Papua, Indonesia, bahkan dunia,” tegas Johanes.

Foto Bersama Pemerintah Provinsi Papua dan Direktur AGG Indonesia (Foto Istimewa)

Dalam kesempatan ini, Johanes juga menyinggung pengalamannya sendiri yang pernah berkecimpung dalam dunia aviasi. Ia merupakan alumnus Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug (kini Politeknik Penerbangan Indonesia Curug) pada jurusan Teknik Pesawat Udara (Mekanik) dan sempat bergabung bersama Pusat MRO (Perawatan Pesawat) GMF AeroAsia (Garuda Indonesia), serta pernah menempuh pendidikan pilot di LP3B Banyuwangi Yang Sekarang menjadi Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi untuk menjadi seorang penerbang (Pilot). Pengalaman tersebut membuatnya memahami betul tantangan yang dihadapi para pemuda Papua yang ingin menjadi pilot atau berkarier di industri penerbangan.

“Saya tahu persis bagaimana beratnya perjuangan anak-anak Papua untuk bisa masuk sekolah penerbangan. Karena itu saya ingin memastikan kesempatan ini dapat diakses lebih mudah, lebih dekat, dan dengan kualitas internasional,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat melihat peluang ini sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Papua.

“Saya berharap pemerintah bisa ikut menyekolahkan anak-anak kita. Namun tentu semuanya perlu dilihat dari sisi kebijakan dan kemampuan anggaran. Yang penting, kita bangun kerja sama yang baik agar anak-anak Papua bisa bekerja dan melayani Tanah Papua serta Indonesia yang kita cintai,” tutup Johanes.

EDITOR: AkonSima

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *